Friday, September 7, 2018

Harga Anjlok Tapi Petani Karet Dilarang Alih Fungsi Lahan?

Harga Anjok Tapi Petani Karet Dilarang Alih Fungsi Lahan


Harga Anjlok Tapi Petani Karet Dilarang Alih Fungsi Lahan?Petani Karet/Net
RMOLSumsel. Anjloknya harga getah membuat para petani karet khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), banyak yang mengeluh.

Harga yang semakin jauh dari harapan ditambah hasil yang kurang memuaskan, membuat petani lesu untuk mengelola tanaman miliknya.

Meski demikian, petani diminta jangan patah arang. Apalagi mengambil sikap dengan mengalihfungsikan lahan kebun karet. 

"Ya, bukan berarti harus beralih fungsi dengan mengganti tanaman karet yang sudah ada, sebab tidak selamanya harga karet terus seperti sekarang," ujar Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) OKU, Joni Saihu.

Ia pun menghimbau kepada para petani karet untuk dapat menanam tanaman lain sebagai tambahan pendapatan.


"Di saat harga karet sedang tidak memuaskan, petani bisa fokus menanam tanaman lain sebagai tambahan pendapatan," imbaunya lagi.

Meski demikian, lanjut Joni, kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap jenis pertanian lain. Seperti diantaranya padi, jagung dan cabe. 

Untuk tiga tanaman itu masih stabil. Karena jenis tanaman ini juga tergantung pada musim serta keadaan alam. 

"Biasanya sedikit ada perubahan harga apabila mendekati hari-hari besar, seperti lebaran. Hal ini disebabkan kelangkaan pasokan. Kelangkaan itu juga bisa terjadi apabila cuaca alam yang tidak mendukung sehingga menyebabkan hasil panen petani menurun," ujarnya.

No comments:

Post a Comment